Referensi inti Indonesia

Checkpoint SNI untuk Kaca untuk bangunan: Cermin kaca lembaran berlapis perak

Ringkasan SNI ISO 25537:2011 untuk Kaca untuk bangunan: Cermin kaca lembaran berlapis perak dan regulasi SNI wajib terkait.

Referensi 2026 sni-iso-25537-2011-kaca-untuk-bangunan-cermin-kaca-lembaran-berlapis-perak Official Indonesian source cross-check required
Diterbitkan: 2026-05-08 Ditinjau: 2026-05-08 Otoritas: Official Indonesian source cross-check required

SNI ISO 25537:2011 adalah checkpoint SNI wajib untuk Kaca untuk bangunan: Cermin kaca lembaran berlapis perak. Halaman ini dipakai sebagai titik awal sebelum validasi ke regulasi teknis resmi.

Fakta utama

Field Value
SNI SNI ISO 25537:2011
Judul Kaca untuk bangunan: Cermin kaca lembaran berlapis perak
Status SNI wajib
Regulasi 80/M-IND/PER/9/2015; 04/IKTA/PER/3/2016; 77/M-IND/PER/9/201424/M-IND/PER/6/2017
Sumber Reference

Mengapa checkpoint ini penting

Daftar ini dipakai untuk screening awal. Kewajiban sertifikasi final tetap harus dicek ulang ke regulator teknis, cakupan produk, dan versi regulasi yang benar.

SNI wajib terkait

SNI Judul
SNI IEC 60502-2:2009 Kabel daya – Bagian 2: Kabel untuk voltase pengenal 6 kV (Um = 7,2 kV) sd 30 kV (Um = 36 kV)
SNI IEC 62115:2011 Mainan Elektrik – Keamanan
SNI ISO 13006:2010 Ubin Keramik – Definisi, Klasifikasi, Karakteristik dan Penandaan
SNI ISO 21690:2013 Kaca Untuk Bangunan – Blok Kaca
SNI ISO 8124-1:2010 Keamanan mainan – Bagian 1: Aspek keamanan yang berhubungan dengan sifat fisis dan mekanis
SNI ISO 8124-2:2010 Keamanan mainan – Bagian 2: Sifat mudah terbakar
SNI ISO 8124-3:2010 Keamanan mainan – Bagian 3: Migrasi unsur tertentu
SNI ISO 8124-4:2010 Keamanan mainan – Bagian 4: Ayunan, seluncuran dan mainan aktivitas sejenis untuk pemakaian di dalam

Sumber

Sumber URL Regulasi / dataset Tier
Referensi SNI wajib LSIGS https://lsigs.com/artikel/daftar-wajib-sni/ Daftar Wajib SNI derived

Portal ini bersifat informasional. Konfirmasi kewajiban final dan otoritas yang berwenang sebelum filing, licensing, payroll, tax, atau investment decision. Lihat metodologi.