Seksi KBLI A

KBLI Seksi A: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

3 halaman di bagian ini Referensi 2026

Halaman di bagian ini

Daftar KBLI Seksi A untuk Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: 3 divisi dan 122 kode kegiatan berdasarkan klasifikasi BPS 2025, diperbarui 2026.

Diterbitkan: 2026-03-19 Ditinjau: 2026-03-19 Otoritas: Badan Pusat Statistik (BPS)

Ringkasan halaman

Seksi A mencakup kegiatan budidaya tanaman, peternakan, perburuan, kehutanan, dan penangkapan atau budidaya hasil perikanan dan paling sering dipakai oleh operator kebun, petani, peternak, pelaku kehutanan, dan usaha perikanan. Cabang utamanya meliputi 1. Pertanian Tanaman, Peternakan, Perburuan, Dan Kegiatan Jasa Terkait; 2. Pengelolaan Kehutanan Dan Pemanenan Kayu; 3. Perikanan. Gunakan tingkat ini untuk membedakan aktivitas yang masih berada pada produksi primer, hasil panen, dan output budidaya dari aktivitas yang lebih tepat masuk ke perdagangan komoditas, pengolahan pangan, atau jasa nonbudidaya yang berdiri sendiri.

Yang masuk ke ruang lingkup ini

Dalam portal ini, Seksi A turun langsung ke Divisi 01 - Pertanian Tanaman, Peternakan, Perburuan, Dan Kegiatan Jasa Terkait, Divisi 02 - Pengelolaan Kehutanan Dan Pemanenan Kayu, dan Divisi 03 - Perikanan. Mulailah dari salah satu divisi itu bila batas antaraktivitas besar di dalam seksi ini sudah mulai terlihat.

Yang biasanya tidak masuk

Aktivitas biasanya keluar dari Seksi A ketika operasi utamanya lebih cocok dibaca pada Pertambangan dan Penggalian. Jika fokus usahanya tidak lagi sejalan dengan pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, naik satu level dan bandingkan lagi dengan seksi tetangga.

Cara memakai halaman ini

Baca dulu cabang divisi di bawah Seksi A, lalu turun hanya ke jalur yang benar-benar cocok dengan objek usaha dan output utamanya.

Sumber klasifikasi: BPS KBLI 2025

FAQ

Kapan sebaiknya mulai dari Seksi KBLI A?

Mulai dari Seksi A ketika pengguna baru memastikan bahwa usahanya memang bergerak pada kegiatan budidaya tanaman, peternakan, perburuan, kehutanan, dan penangkapan atau budidaya hasil perikanan, tetapi belum tahu divisi mana yang paling tepat. Level ini dipakai untuk menyaring cabang sebelum memilih kode yang lebih sempit.

Bagaimana membaca Seksi A jika bisnis mencampur produksi primer, hasil panen, dan output budidaya?

Baca dulu objek usaha dan output yang paling dominan. Di dalam Seksi A, pengguna sebaiknya membandingkan langsung cabang seperti Pertanian Tanaman, Peternakan, Perburuan, Dan Kegiatan Jasa Terkait, Pengelolaan Kehutanan Dan Pemanenan Kayu, dan Perikanan untuk melihat aktivitas mana yang benar-benar menjadi inti, bukan hanya fungsi pendukung.

Jika usaha saya juga menyentuh perdagangan komoditas, pengolahan pangan, atau jasa nonbudidaya yang berdiri sendiri, apakah tetap mulai dari Seksi A?

Tetap mulai dari Seksi A hanya bila pusat operasinya masih berada pada produksi primer, hasil panen, dan output budidaya. Bila yang dominan justru perdagangan komoditas, pengolahan pangan, atau jasa nonbudidaya yang berdiri sendiri, pengguna sebaiknya membandingkan ulang ke seksi tetangga sebelum turun ke divisi.

Siapa yang paling perlu membaca halaman Seksi A sebelum memilih kode akhir?

Halaman ini paling berguna untuk operator kebun, petani, peternak, pelaku kehutanan, dan usaha perikanan yang masih membandingkan beberapa cabang besar dalam satu rumpun aktivitas. Dengan mulai dari level seksi, risiko salah turun ke divisi yang terdengar mirip tetapi berbeda fungsi bisa dikurangi.

Kapan saya harus turun dari Seksi A ke divisi atau kode lima digit?

Turunlah ke divisi setelah batas sektornya jelas, lalu lanjut ke kode lima digit hanya ketika aktivitas utama sudah bisa dibedakan secara operasional dari cabang yang berdekatan.

Portal ini bersifat informasional. Konfirmasikan kewajiban akhir kepada instansi berwenang sebelum pengajuan, perizinan, penggajian, perpajakan, atau keputusan investasi. Lihat metodologi.