Industri

KBLI Divisi 12 - Industri Produk Tembakau

6 halaman terkait Referensi 2026

Halaman terkait

Divisi KBLI 12 - Industri Produk Tembakau. Daftar kelompok dan kode aktivitas dengan deskripsi resmi BPS 2025, OSS risk, dan KLU pajak.

Diterbitkan: 2026-03-19 Ditinjau: 2026-03-19 Otoritas: Official Indonesian source cross-check required

Ringkasan halaman

Divisi 12 -> seksi C; scope Industri Produk Tembakau; group codes 120; leaf count 6.

Yang masuk ke ruang lingkup ini

Di dalam Divisi 12, cabang yang paling terlihat pada corpus ini mencakup Industri Produk Tembakau. Gunakan daftar itu untuk mempersempit pilihan sebelum membaca salah satu dari 6 kode aktivitas di bawahnya.

Yang biasanya tidak masuk

Aktivitas biasanya tidak lagi berada di Divisi 12 ketika pusat operasinya lebih tepat dibaca pada Divisi 11 - Industri Minuman dan Divisi 13 - Industri Tekstil. Jika aktivitas utamanya tidak lagi sejalan dengan industri Produk Tembakau, bandingkan ulang dengan divisi tetangga di seksi yang sama.

Perbedaan kunci

  • Divisi 12 dipisahkan terutama oleh batas operasional industri Produk Tembakau, bukan hanya oleh label industri yang terdengar mirip.
  • Cabang praktis yang paling sering perlu dibedakan di dalam divisi ini adalah Industri Produk Tembakau.
  • Jika aktivitas utama bergeser ke Industri Minuman dan Industri Tekstil, titik pembandingnya biasanya bukan lagi Divisi 12.

Cara memakai halaman ini

Saring dulu apakah kasus Anda lebih dekat ke Industri Produk Tembakau, lalu buka hanya kode lima digit yang benar-benar mewakili kegiatan harian usaha.

Tentang divisi ini

Divisi KBLI 12 berada di bawah seksi Industri dan saat ini menampung 6 kode aktivitas di portal ini. Halaman divisi membantu menyaring pilihan sebelum Anda membaca halaman kode satu per satu. Ini berguna ketika beberapa aktivitas terdengar mirip, tetapi ternyata berbeda secara regulasi, pajak, atau kebutuhan izin.

Aktivitas yang sering muncul di divisi ini antara lain Industri Sigaret Kretek Tangan, Industri Sigaret Kretek Mesin, Industri Rokok Putih. Gunakan halaman divisi sebagai lapisan tengah untuk memahami pola bisnis yang masih dianggap berdekatan oleh klasifikasi resmi, lalu lanjutkan ke kode lima digit yang paling sesuai dengan aktivitas operasional nyata.

FAQ

Bagaimana membedakan Divisi 12 dari divisi tetangganya?

Bandingkan objek usaha dan output utamanya. Divisi 12 harus dipakai hanya bila aktivitas inti masih berada pada industri Produk Tembakau dan tidak lebih tepat dibaca melalui divisi tetangga seperti Industri Minuman dan Industri Tekstil.

Apa filter pertama sebelum memilih kode lima digit di Divisi 12?

Filter pertamanya adalah cluster kegiatan di bawah divisi ini, terutama Industri Produk Tembakau. Setelah cluster-nya jelas, barulah pengguna turun ke kode yang paling spesifik.

Jika perusahaan menjalankan beberapa aktivitas di Divisi 12, dari mana review dimulai?

Mulailah dari aktivitas yang paling dominan terhadap operasi dan pendapatan, lalu cek apakah aktivitas tambahan perlu dicatat terpisah. Jangan memilih kode final hanya berdasarkan nama perusahaan tanpa melihat operasi utamanya.

Kapan pengguna harus berhenti di level divisi dan turun ke kode akhir?

Turun ke kode akhir hanya setelah batas antar-cluster di dalam Divisi 12 sudah jelas. Jika cabang utamanya belum dapat dibedakan, membaca kode final terlalu cepat biasanya menimbulkan mismatch.

Apakah aktivitas jasa atau aktivitas campuran tetap bisa berada di Divisi 12?

Bisa saja, tetapi hanya jika inti kegiatan resminya memang masih dikelompokkan di dalam industri Produk Tembakau menurut struktur KBLI. Bila jasa atau aktivitas campurannya sudah berdiri sebagai cabang lain, perbandingan ke divisi tetangga wajib dilakukan.

Changelog

  • 2026-03-19 - Halaman kode diterbitkan dengan hierarki KBLI resmi dan ringkasan aktivitas.
  • 2026-03-19 - Tautan KLU, tools terkait, dan blok kepatuhan diperbarui.

Portal ini bersifat informasional. Konfirmasi kewajiban final dan otoritas yang berwenang sebelum filing, licensing, payroll, tax, atau investment decision. Lihat metodologi.