Referensi inti Indonesia

Checkpoint SNI untuk Baja profil I-beam proses canai panas (Bj P I-beam)

Ringkasan SNI 07-0329-2005 untuk Baja profil I-beam proses canai panas (Bj P I-beam) dan regulasi SNI wajib terkait.

Referensi 2026 sni-07-0329-2005-baja-profil-i-beam-proses-canai-panas-bj-p-i-beam Official Indonesian source cross-check required
Diterbitkan: 2026-05-08 Ditinjau: 2026-05-08 Otoritas: Official Indonesian source cross-check required

SNI 07-0329-2005 adalah checkpoint SNI wajib untuk Baja profil I-beam proses canai panas (Bj P I-beam). Halaman ini dipakai sebagai titik awal sebelum validasi ke regulasi teknis resmi.

Fakta utama

FieldValue
SNISNI 07-0329-2005
JudulBaja profil I-beam proses canai panas (Bj P I-beam)
StatusSNI wajib
Regulasi43/M-IND/PER/2/2012 82/M-IND/PER8/2011 20/M-IND/PER/2/2011; 04/BIM/PER/3/2012; 90/M-IND/PER/8/2012 88/M-IND/PER/10/2015 50/M-IND/PER/7/2016 90/M-IND/PER/8/2012 88/M-IND/PER/10/2015 50/M-IND/PER/7/2016
SumberReference

Mengapa checkpoint ini penting

Daftar ini dipakai untuk screening awal. Kewajiban sertifikasi final tetap harus dicek ulang ke regulator teknis, cakupan produk, dan versi regulasi yang benar.

SNI wajib terkait

SNIJudul
SNI 04-6629.4-2006Kabel PVC dgn tegangan pengenal sd 450/750 V – Bagian 4: Kabel berselubung untuk perkawatan magun
SNI 04-6629.5-2006Kabel PVC dgn tegangan pengenal sd 450/750 V – Bagian 5: Kabel fleksibel
SNI 07-0052-2006Baja profil kanal U proses canai panas (Bj P Kanal U)
SNI 07-0065-2002Baja tulangan beton hasil canai panas ulang
SNI 07-0601-2006Baja lembaran, pelat dan gulungan canai panas (Bj P)
SNI 07-0954-2005Baja tulangan beton dalam bentuk gulungan
SNI 07-2053-2006Baja lembaran lapis seng (Bj LS)
SNI 07-2054-2006Baja profil siku sama kaki proses canai panas (Bj P siku sama kaki)

Sumber

SumberURLRegulasi / datasetTier
Referensi SNI wajib LSIGShttps://lsigs.com/artikel/daftar-wajib-sni/Daftar Wajib SNIderived

Portal ini bersifat informasional. Konfirmasikan kewajiban akhir kepada instansi berwenang sebelum pengajuan, perizinan, penggajian, perpajakan, atau keputusan investasi. Lihat metodologi.