Seksi KBLI O

KBLI Seksi O: Aktivitas Administratif dan Penunjang Usaha

6 halaman di bagian ini Referensi 2026

Halaman di bagian ini

Daftar KBLI Seksi O untuk Aktivitas Administratif dan Penunjang Usaha: 6 divisi dan 55 kode kegiatan berdasarkan klasifikasi BPS 2025, diperbarui 2026.

Diterbitkan: 2026-03-19 Ditinjau: 2026-03-19 Otoritas: Badan Pusat Statistik (BPS)

Ringkasan halaman

Seksi O mencakup jasa administrasi, dukungan operasional, penyewaan, penempatan tenaga kerja, dan layanan penunjang usaha dan paling sering dipakai oleh penyedia outsourcing, rental, travel support, dan business support services. Cabang utamanya meliputi 1. Penyewaan Dan Sewa Guna Usaha; 2. Aktivitas Ketenagakerjaan; 3. Aktivitas Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur, Dan Jasa Terkait. Gunakan tingkat ini untuk membedakan aktivitas yang masih berada pada dukungan operasional, back office, outsourcing, dan layanan penunjang bisnis dari aktivitas yang lebih tepat masuk ke jasa profesional inti, manufaktur, atau aktivitas publik yang berdiri terpisah.

Yang masuk ke ruang lingkup ini

Dalam portal ini, Seksi O turun langsung ke Divisi 77 - Penyewaan Dan Sewa Guna Usaha, Divisi 78 - Aktivitas Ketenagakerjaan, Divisi 79 - Aktivitas Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur, Dan Jasa Terkait, dan Divisi 80 - Aktivitas Investigasi Dan Keamanan. Mulailah dari salah satu divisi itu bila batas antaraktivitas besar di dalam seksi ini sudah mulai terlihat.

Yang biasanya tidak masuk

Aktivitas biasanya keluar dari Seksi O ketika operasi utamanya lebih cocok dibaca pada Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis dan Administrasi Pemerintahan dan Pertahanan, serta Jaminan Sosial Wajib. Jika fokus usahanya tidak lagi sejalan dengan aktivitas Administratif dan Penunjang Usaha, naik satu level dan bandingkan lagi dengan seksi tetangga.

Cara memakai halaman ini

Baca dulu cabang divisi di bawah Seksi O, lalu turun hanya ke jalur yang benar-benar cocok dengan objek usaha dan output utamanya.

Sumber klasifikasi: BPS KBLI 2025

FAQ

Kapan sebaiknya mulai dari Seksi KBLI O?

Mulai dari Seksi O ketika pengguna baru memastikan bahwa usahanya memang bergerak pada jasa administrasi, dukungan operasional, penyewaan, penempatan tenaga kerja, dan layanan penunjang usaha, tetapi belum tahu divisi mana yang paling tepat. Level ini dipakai untuk menyaring cabang sebelum memilih kode yang lebih sempit.

Bagaimana membaca Seksi O jika bisnis mencampur dukungan operasional, back office, outsourcing, dan layanan penunjang bisnis?

Baca dulu objek usaha dan output yang paling dominan. Di dalam Seksi O, pengguna sebaiknya membandingkan langsung cabang seperti Penyewaan Dan Sewa Guna Usaha, Aktivitas Ketenagakerjaan, dan Aktivitas Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur, Dan Jasa Terkait untuk melihat aktivitas mana yang benar-benar menjadi inti, bukan hanya fungsi pendukung.

Jika usaha saya juga menyentuh jasa profesional inti, manufaktur, atau aktivitas publik yang berdiri terpisah, apakah tetap mulai dari Seksi O?

Tetap mulai dari Seksi O hanya bila pusat operasinya masih berada pada dukungan operasional, back office, outsourcing, dan layanan penunjang bisnis. Bila yang dominan justru jasa profesional inti, manufaktur, atau aktivitas publik yang berdiri terpisah, pengguna sebaiknya membandingkan ulang ke seksi tetangga sebelum turun ke divisi.

Siapa yang paling perlu membaca halaman Seksi O sebelum memilih kode akhir?

Halaman ini paling berguna untuk penyedia outsourcing, rental, travel support, dan business support services yang masih membandingkan beberapa cabang besar dalam satu rumpun aktivitas. Dengan mulai dari level seksi, risiko salah turun ke divisi yang terdengar mirip tetapi berbeda fungsi bisa dikurangi.

Kapan saya harus turun dari Seksi O ke divisi atau kode lima digit?

Turunlah ke divisi setelah batas sektornya jelas, lalu lanjut ke kode lima digit hanya ketika aktivitas utama sudah bisa dibedakan secara operasional dari cabang yang berdekatan.

Portal ini bersifat informasional. Konfirmasikan kewajiban akhir kepada instansi berwenang sebelum pengajuan, perizinan, penggajian, perpajakan, atau keputusan investasi. Lihat metodologi.